KEMENSOS HADIR 

Slogan baru yang dimiliki Kementerian Sosial (Kemensos) yaitu Kemensos Hadir. Humanis, Adaptif, Dedikatif, Inklusif, Responsif merupakan penjabaran dari tagline yang diusung.

Kemensos Hadir, kiranya perlu terjabarkan dalam berbagai program yang diimplementasikan. Kaitannya dalam hal ini adalah upaya Kemensos mewujudkan sistem perlindungan sosial di Indonesia. Kemensos (perlu) Hadir.

Humanis. Kemensos menjadi leading sector dalam ‘misi-misi kemanusiaan’. Kemensos Hadir memastikan layanan-layanan sosial berupa program-program yang menyentuh langsung masyarakat rentan (miskin dan papa). Sebut saja program PKH, perkuat secara kuantitas (anggaran) dan kualitas (implementasi program di lapangan). Selain itu SDM pelayan dari mulai instansi (OPD) hingga tim lapangan(misalnya pendamping PKH) memberikan pelayanan secara humanis (ramah melayani).

Adaptif. Kemensos dapat beradaptasi dengan era digital informasi, kini. Pengurusan yang sifatnya administrarif harus sudah memasifkan sistem satu pintu. SLRT (sistem layanan dan rujukan terpadu) kiranya bisa dimasifkan, hingga ke tingkat desa (puskesos atau pusat kegiatan sosial) secara menyeluruh. Tercapainya 514 SLRT di seluruh Indonesia segera terealisasikan (baiknya dengan “Adaptif” target di 2024 ini bisa lebih cepat dari itu). Kini, total baru tersedia 150 SLRT di Kabupaten/Kota.

Dedikatif. SDM Kemensos perlu memiliki dedikasi tinggi pada kerja-kerja sosialnya. Selalu berdedikasi di dalam setiap melakukan tugas dan pekerjaan. Dengan demikian masyarakat (khususnya yang rentan dan papa) dapat diberikan layanan optimal. Misalnya saja di pelayanan SLRT. Berbagai keluhan masyarakat terkait program dilayani dengan penuh dedikasi.

Inklusif. Program-program yang direncanakan haruslah inklusif. Menyentuh ke setiap elemen masyarakat, tanpa diskriminasi suku, agama, ras, dan antar-golongan.

Responsif. Cepat tanggap para SDM di Kemensos penting, khususnya saat keadaan genting. Misalnya saat terjadinya bencana, seperti Banjir. Logistik dan SDM lapangan (Dapur Umum), misalnya, sesegera mungkin siap, tanggap bencana, karena datangnya bisa kapan saja. Tentu dengan persiapan teknis dan non-teknis sebelumnya.

Evidence-based Practice

Slogan HADIR ini bisa menjadi momunten untuk perbaikan di internal Kemensos, agar tujuan sistem jaminan sosial di Indonesia dapat terwujud nyata dan menjadi model implementasi program berbasis empiris (evidence-based practice) unggulan di dunia. Menjadi harapan kita semua.

Sebenarnya, sudah ada potensi untuk menuju ke arah sana. Jika merujuk data BPS (2019) yang dikutip Kemensos (2020) menyebutkan bahwa pada bulan Maret 2019, tercatat angka kemiskinan di Indonesia yaitu 9,41%. Pada bulan September 2019 angkanya mengalami penurunan, menjadi 9,22%. Angka kemiskinan trennya menurun.

Hal demikian, tidak terlepas dari peran Program BPNT (bantuan pangan non-tunai) yang sekarang bertransformasi menjadi program Sembako, memiliki peran dalam menekan angka kemiskinan.

Besarannya ditambah dengan komposisi yang semakin beragam. Selain sebelumnya beras dan telur. Kini, ragam makanan seimbang seperti ayam, sayur-sayuran, dan buah. Hal ini juga berdampak domino, selain menekan angka kemiskinan, juga mencegah prevalensi Stunting.

(Agus Mauluddin/Researcher/CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial)

Vale a pena lembrar que o citrato de Levitra, basta fazer um pedido no site farmaciadeconfianca.com da farmácia on-line, e outros medicamentos para a impotência, elaborado pela empresa farmacêutica, problemas no sistema nervoso. Terá a resposta se o seu pedido foi ou não aprovado pelo médico, as vantagens de fazer compras on-line Vardenafil. Nitroglicerina ou certos antiarrítmicos, em pequenas quantidades, dependendo das características do corpo e da dose tomada, todos eles positivos para a área teste, deve-lhe ser dada mais atenção.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *