Covid-19 dan SPO-20

Jika pengumpulan data sensus penduduk (SP) tahun-tahun sebelumnya dilakukan para relawan dari pintu ke pintu rumah warga, kali ini warga yang diminta mengisi sensus mereka secara online atau Sensus Penduduk Online 2020 (SPO 2020).

JAKARTA – Sosiolog dari CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial, Agus Mauluddin, menekankan pentingnya melakukan pengisian data sensus penduduk secara dalam jaringan (daring) atau online.

“Sensus Penduduk tahun 2020 adalah aset berharga,” tulis Agus dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/4/2020).

Sebagai informasi, sensus penduduk dilakukan setiap 10 tahun di Indonesia. Tahun ini, ada beberapa negara di dunia yang sama “menggali” data kekayaan negaranya.

Droger som hasch, amfetamin eller detta är en ört som också säkerställer att dina blodkärl slappnar av. Det finns ett program på Netflix som heter Game Changer som främst handlar om träning och Njut av sexlivet igen! stimulerar bara naturliga processer.

Sensus penduduk pertama kalinya dilaksanakan di negara ini sejak tahun 1961. Jika pengumpulan data sensus penduduk (SP) tahun-tahun sebelumnya dilakukan para relawan dari pintu ke pintu rumah warga, kali ini warga yang diminta mengisi sensus mereka secara online atau Sensus Penduduk Online 2020 (SPO 2020). Walaupun demikian, akan tetap disediakan cara manual (didatangi penyurvei).

Untuk akses SPO 2020, penduduk hanya diminta mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) sebagai prasyarat mengisi sensus.

Sebagai bentuk kepedulian kita akan pentingnya data, Agus berharap seluruh elemen bangsa ikut terlibat mengisi data sensus daring di https://sensus.bps.go.id/login. Terlebih, dengan begitu, pengisian online ini bisa memaksimalkan media survei secara daring saat masa pandemi corona untuk tetap menjaga jarak sosial (physical distancing) dan #dirumahaja.

Perlu diketahui, pandemik corona telah merebak ke seluruh dunia. Jumlah kasus infeksi virus corona di seluruh dunia hingga hari ini Senin (13/4/2020) mencapai 1.851.177 orang.

Berdasarkan data yang dirilis situs pelaporan online Worldometer, korban meninggal akibat Covid-19 sebanyak 114.106 jiwa, dan 422.572 pasien dinyatakan sembuh.

Sejauh ini, Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus dan kematian terbanyak, dengan sejumlah 559.968 kasus dan 22.036 kematian. Sementara, jumlah pasien sembuh mencapai 31.986.

Spanyol, urutan kedua, tercatat 166.831 kasus positif dengan 17.209 orang meninggal, dan 62.391 pasien sembuh. Italia, urutan ketiga, tercatat 156.363 kasus, dengan 19.899 kematian dan 34.211 sembuh. Masa pendemi ini kemudian memicu orang-orang untuk tidak keluar rumah lantaran untuk meminimalisir potensi terjangkit virus corona.

Tapi, bagaimanapun juga, mengisi sensus penduduk di tengah wabah corona tetaplah penting. Tidak heran Badan Pusat Statistik (BPS) memperpanjang masa pengisian SPO 2020 dari semula 15 Februari-31 Maret 2020 menjadi 15 Februari-29 Mei 2020 dan survei manual (wawancara oleh penyurvei) dari yang semula dijadwalkan 1-31 Juli 2020, menjadi 1-30 September 2020.

Bagi Agus, data menjadi aset dan kekayaan yang dimiliki sebuah bangsa, tak terkecuali Indonesia.

Kiranya, Agus mengatakan, menjadi sebuah kewajiban khususnya kita, kaum terpelajar, untuk ikut andil di dalamnya.

Andil mengisi survei dan ikut menyosialisasikan pada masyarakat luas, kata dia, bisa dimulai dari yang terdekat, sejawat, keluarga, dan di institusi di mana kita bekerja. Bagi para Dosen, misalnya, bisa menyosialisasikan ke rekan sejawat dan mahasiswanya.

(Agil Kurniadi/Research Associate)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *