Tes Massal Corona Berlangsung, Ribuan Test Kit Didistribusikan

Pemerintah pusat sedang mendistribusikan 125 ribu test kit ke 34 provinsi

JAKARTA – Tes massal di sejumlah tempat sudah diadakan. Pada wilayah Bekasi, tes massal dilaksanakan di Stadion Patriot Chandrabhaga kemarin. Diketahui, sebanyak 365 petugas kesehatan menjadi pembuka rangkaian tes massal tersebut.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, tenaga medis menjadi prioritas karena mereka melakukan kontak langsung dengan pasien dan orang terduga terinfeksi Covid-19 itu. Jika hasilnya positif, mereka langsung dirawat di ruang isolasi.

Jika hasilnya negatif, petugas yang sama akan menjadi pelaksana tes massal dan menandatangi warga dari pintu ke pintu untuk menelusuri potensi dini penyebaran virus dari pasien positif.

“Mereka yang nanti dikirim ke tempat-tempat terduga,” kata dia, dilansir Koran Tempo, Kamis (26/3/2020).

Tak hanya warga, tes massal juga ditujukan kepada anggota Kepolisian Resor Bekasi Kota, Komando Distrik Militer 0507, dan Rumah Sakit Umum Daerah Bekasi. Saat ini, kata dia, rekan-rekan musyawarah sedang giat turun ke masyarakat sehingga mereka perlu juga diperiksa.

Untuk diketahui, Bekasi mendapatkan 2 ribu perangkat rapid test dari pemerintah Jawa Barat. Test kit itu merupakan bagian dari 150 ribu perangkat yang didatangkan dari Cina, minggu lalu. Bekasi sendiri menargetkan tes massal akan rampung pada hari Jumat mendatang.

Jawa Barat sendiri membagikan 300 unit alat serupa ke Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin. Rumah Sakit rujukan penanganan Covid-19 di Bandung itu menggunakan alatnya untuk memerika 350 karyawan yang bersinggungan langsung dengan pasien, dari dokter, perawat, sopir, hingga petugas keamanan, kemarin.

Selain Bekasi, masih ada daerah lain yang mendapatkan perangkat rapid test. DKI Jakarta mendapatkan alat rapid test paling banyak, yakni sejumlah 100 ribu perangkat, yang telah tiba pada 23 Maret.

Kemudian, Depok mendapatkan 2400 alat rapid test, tiba pada 24 Maret; Kabupaten Bogor 1600 alat rapid test, tiba 24 Maret; Kota Bogor mendapatkan 800 alat rapid test, tiba 25 Maret; dan Jawa Timur mendapatkan 10 ribu alat rapid test dan dijadwalkan tiba hari ini.

Sementara, wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Jawa Tengah belum diketahui mendapatkan berapa jumlah alat rapid test.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan tahap pembuka tes massal ini diprioritaskan untuk orang yang melakukan kontak dekat pasien positif corona dan tenaga kesehatan.

Menurutnya, pemerintah pusat sedang mendistribusikan 125 ribu test kit ke 34 provinsi. Misalnya Kabupaten Bogor, pemerintah daerah tersebut menerima 1600 test kit dari pemerintah Jawa Barat. Pemerintah sejauh ini juga membeli seribu unit lain sebagai tambahan.

Dalam pengawasan di Bogor, 25 Maret 2020, sejumlah 320 tenaga kesehatan plus 72 pasien, mulai diperiksa di empat rumah sakit daerah, yaitu Cibinong, Ciawi, Cileungsi, dan Leuwiliang. “Tidak semua masyarakat bisa dites, hanya yang berisiko tinggi,” kata Bupati Ade Yasin. (Agil Kurniadi/Research Associate)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *