Analisis Dampak Program Kemandirian Sanitasi

Proportion
Categories: CIC in Brief, Research

Analisis Dampak Program Kemandirian Sanitasi Yayasan X, di Kabupaten X

Ilustrasi Sanitasi, https://unsplash.com/photos/kDxqbAvEBwI

Riset yang dilakukan Sinha et al. (2017) di Odisha, India dengan mengklasifikasikan penggunaan fasilitas sanitasi menghasilkan temuan fasilitas sanitasi tidak pernah digunakan 43,5%, kadang-kadang digunakan 4,6% dan selalu / biasa digunakan 51,9%. Riset tersebut menjadi gambaran bahwa keberlanjutan menjadi kata kunci penting. Artinya fasilitas sanitasi, seperti jamban keluarga dan MCK perlu diperhatikan keberlanjutan penggunaannya.

Kedua, Studi Clasen et al. (2014) memperkuat studi yang dilakukan CIC Research and Consulting tidak hanya sebatas kuantitas pembangunan infrastruktur, tetapi perlu dilihat kuantitas penyerapan. Diperkuat juga dengan studi Sinha et al. (2017) perlunya kampanye perubahan perilaku untuk mendorong penggunaan fasilitas sanitasi secara konsisten oleh semua warga masyarakat. Walaupun hasil riset menunjukkan penggunaan fasilitas baik, tetapi perlu dipastikan keberlanjutan dan konsistensinya.

#análisis #analytics

Related Post

User Avatar

CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial

CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial adalah lembaga yang bergerak di bidang penelitian dan konsultansi sosial. Terdiri dari 3 layanan utama, yaitu research, consulting, dan Institute.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hallo! Ada yang bisa kami bantu? Terima kasih